Gempa yang mengguncang Haiti, Selasa (12/1/2010) atau sama dengan Rabu dini hari WIB, menyebabkan sebuah rumah sakit, Istana Nasional Haiti, Markas PBB, dan sejumlah gedung lain runtuh. Ribuan orang diperkirakan tewas atau terperangkap dalam reruntuhan bangunan yang disebabkan oleh gempa ini.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari Pemerintah Haiti mengenai jumlah korban tewas. Kerusakan yang begitu hebat, termasuk pada jaringan telekomunikasi, menyebakan informasi dari Haiti tentang dampak gempa yang disusul tsunami itu tidak segera diperoleh.
Sejumlah pejabat Amerika Serikat melaporkan, mayat-mayat terdapat di jalan-jalan dan seorang petugas bantuan melukiskan bahwa telah terjadi sebuah bencana total dan kekacauan.
Kantor PBB di New York, AS, mengeluarkan pernyataan bahwa markas lembaga itu di Port-au-Prince, ibu kota Haiti, termasuk yang rusak parah. "Nasib banyak staf PBB belum diketahui," demikian sebuah pernyataan yang dikeluarkan PBB di New York. Misi PBB di Haiti, dikenal sebagai Misi Stabilisasi PBB (MINUSTAH), dibentuk pada 1 Juni 2004 oleh Dewan Keamanan PBB.
Gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter (SK) yang terjadi Selasa pukul 17.53 waktu setempat atau Rabu pukul 03.53 WIB segara diikuti oleh tsunami dan dua gempa susulan, masing-masing berkekuatan 5,9 SK dan 5,5 SK. Gempa tersebut merupakan gempa paling kuat yang pernah mengguncang Haiti dalam waktu lebih dari 200 tahun terakhir. Berdasarkan data Geological Survey AS (USGS), pusat gempat berada 15 kilometer di sebelah barat daya Port-au-Prince dan 8 kilometer dari permukaan tanah.
Source : Kompas
Image : Detik.Com
Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari Pemerintah Haiti mengenai jumlah korban tewas. Kerusakan yang begitu hebat, termasuk pada jaringan telekomunikasi, menyebakan informasi dari Haiti tentang dampak gempa yang disusul tsunami itu tidak segera diperoleh.
Sejumlah pejabat Amerika Serikat melaporkan, mayat-mayat terdapat di jalan-jalan dan seorang petugas bantuan melukiskan bahwa telah terjadi sebuah bencana total dan kekacauan.
Kantor PBB di New York, AS, mengeluarkan pernyataan bahwa markas lembaga itu di Port-au-Prince, ibu kota Haiti, termasuk yang rusak parah. "Nasib banyak staf PBB belum diketahui," demikian sebuah pernyataan yang dikeluarkan PBB di New York. Misi PBB di Haiti, dikenal sebagai Misi Stabilisasi PBB (MINUSTAH), dibentuk pada 1 Juni 2004 oleh Dewan Keamanan PBB.
Gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter (SK) yang terjadi Selasa pukul 17.53 waktu setempat atau Rabu pukul 03.53 WIB segara diikuti oleh tsunami dan dua gempa susulan, masing-masing berkekuatan 5,9 SK dan 5,5 SK. Gempa tersebut merupakan gempa paling kuat yang pernah mengguncang Haiti dalam waktu lebih dari 200 tahun terakhir. Berdasarkan data Geological Survey AS (USGS), pusat gempat berada 15 kilometer di sebelah barat daya Port-au-Prince dan 8 kilometer dari permukaan tanah.
Source : Kompas
Image : Detik.Com
Memberikan solusi untuk masalah Instalasi, Maintenance, Troble Shot, Backup data mingguan baik jaringan atau personal komputer
Kami buatkan website dengan design elegan dan harga bersaing. dan usaha anda juga memiliki coorporate email
Kami menyuply barang kebutuhan perusahaan anda. Anda tidak perlu susah mencari source, karena kami yang membantu anda.
0 komentar :
Posting Komentar